Konsep Keseimbangan pada Perbankan Syariah
Written by imam on March 5, 2010 – 6:08 pm -Motivasi orang menabung di bank, selain untuk menyimpan uang, baik dalam bentuk tabungan, deposito atau yang lainnya, ada kecenderungan untuk memperoleh bunga bank yang besar. Bahkan tidak sedikit yang menakar suku bungan dari sejumlah bank. Demikian juga dengan pihak bank, aturan bunga yang diterapkan tentu nya juga menginginkan keuntungan yang besar bagi pengelolanya. Itu artinya pihak debitur tentu tidak akan memberikan bunga bank yang akan merugikan dirinya. Inilah sebuah gambaran yang terjadi pada bank konvensional. Kondisi demikian jelas menggambarkan ketidakseimbangan keuntungan antara nasabah dengan perbankan.
Selain reputasi dan kepercayaan, aspek lain yang tidak kalah penting dalam dunia perbankan adalah kesetaraan atau keseimbangan. Namun ironisnya, seperti kita ketahui, aspek terakhir inilah yang tidak ditemukan dalam praktik bisnis perbankan konvensional. Keseimbangan yang dimasksud adalah adanya kesetaraan relasi antara nasabah dengan institusi perbankan. Sebagaimana hanya transaksi bisnis, tawar menawar antara penjual dengan pembeli untuk mencapai harga ekuilibrium atau harga terbaik yang disepakati kedua belah pihak, merupakan hal biasa yang acap ditemui.
Popularity: 1% [?]

| Posted in » 





