Realestat Go Green : Greenwoods Townhouses
Seiring dengan maraknya isu pemanasan global atau global warming, sudah selayaknya jika para pengembang tidak semata mengejar keuntungan. Tetapi juga turut memikirkan bagaimana pentingnya memperhatikan permasalah lingkungan, dalam proyek properti yang mereka kembangkan. Sebab yang ditemu saat ini hanya beberapa pengembang yang benar-benar peduli bagaimana mensiasati pemanasan global lewat pembangunan perumahan yang memenuhi kaidah-kaidah ramah lingkungan. Adalah Greenwoods Townhouses yang berupaya menghadirkan perumahan dengan tetap mendekatkan diri dengan lingkungannya.
Perumahan elit yang berlokasi di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan ini terus berupaya menjadikan kawasannya sebagai hunian yang menyajikan kenyamanan dengan nuansa alam yang kental.
Setidaknya dengan komposisi lahan terbuka 40% dan sisanya 60% untuk pembangunan rumah dan fasilitas, PT Baruna Realty juga berupaya menyikapi isu pemanasan global dengan mengembangkan desain rumah yang penuh dengan bukaan. Sehingga setiap rumah tetap dalam suasana sejuk, meski tidak menggunakan air conditioner sebagai pendingin ruangan.
Mengenai limbah rumah tangga, pengelola kawasan tidak serta-merta membuangnya begitu saja. Melainkan menyediakan tempat sampah yang memisahkan mana sampah organik, dan mana sampah non organik. Penggunaan kayu sebagai material bangunan juga dikurangi. Sebagai gantinya, pengembang memanfaatkan aluminium sebagai kusen jendela. Tapi sayangnya, konsep ramah lingkungan pada Greenwoods Townhouses belum menyeluruh. Pengembang masih memanfaatkan air tanah untuk memenuhi kebutuhan warganya.
Sekalipun demikian, kawasan hunian yang memanfaatkan landscape lahan yang menawan, terus berupaya memanjakan warganya dengan berbagai fasilitas dan layanan yang mereka berikan.
Popularity: 1% [?]









3 Responses to “Realestat Go Green : Greenwoods Townhouses”
By jatmiko on Jun 26, 2008 | Reply
“PT Baruna Realty juga berupaya menyikapi isu pemanasan global dengan mengembangkan desain rumah yang penuh dengan bukaan. Sehingga setiap rumah tetap dalam suasana sejuk, meski tidak menggunakan air conditioner sebagai pendingin ruangan.”
Maksud kalimat tersebut gimnan ya?
Kok kayknya antara global warming dengan bukaan rumah enggak ada hubungannya?
By ina on Aug 30, 2008 | Reply
dengan banyaknya bukaan rumah berarti perputaran udara di dalam rumah lebih bagus. Dengan itu bisa aja rumah itu bisa ngga menggunakan AC..jadi ada banget hubungannya bukaan rumah yang banyak sama “how 2 prevent Global Warming” dengan mulai mengurangi pemakaian AC..
By Vonny on Nov 3, 2008 | Reply
Lokasi proyeknya di mana ?