Pertarungan 3 Ponsel Musik Generasi Baru
:: Samsung SGH-i450 vs Motorola ROKR E8 vs Sony Ericsson W910i
Kecanggihan sebuah ponsel bila tidak ditunjang dengan fitur entertainmen yang menarik rasanya kurang lengkap. Berikut ini ada 3 buah ponsel, yaitu Samsung i450, Motorola ROKR E8, dan Sony Ericsson W910i yang mengandalkan musik player sebagai fitur utamanya. Mana diantara ketiganya yang layak menyandang sebagai ponsel musik sejati?
Ranah pasar ponsel di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir ini tumbuh secara mengagumkan. Ponsel yang menawarkan fitur-fitur terbaru tumbuh silih berganti. Dan jenis ponsel yang mampu bertahan dipasar saat ini adalah ponsel musik. Selain memiliki penggemar yang luas, lintas batas usia, ponsel ini dipercaya masih akan terus bertahan sampai kapanpun.
Paling tidak inilah yang diyakini oleh pabrikan ponsel Samsung, Motorola dan Sony Ericsson. Karena itu tidak heran bila para insinyur diketiga perusahaan ini rajin merilis varian baru ponsel musik. Sony Ericsson misalnya, dengan seri anyarnya W910i diperkirakan bakal mendulang sukses seperti seri sebelumnya, W800i. Ponsel seri Walkman mutakir ini termasuk ponsel musik yang revolusioner, karena ponsel ini membawa teknologi-teknologi yang tidak dimiliki oleh ponsel-ponsel lain sebelumnya.
Bila Sony Ericsson punya seri ponsel walkman, maka Motorola punya keluarga ponsel musik ROKR. Dengan seri terbarunya ROKR E8, menurut Ian Chapman-Banks, Vice President Motorola, Asia Pacific Marketing, Mobile Devices, ROKR E8 merupakan perangkat canggih perpaduan MP3 player dengan fungsi telepon yang dirancang untuk menghibur penggunanya. Melalui teknologi ModeShift, mampu mentransformasikan perangkat dari fungsi telepon ke music player dengan satu sentuhan tombol. Adapun tombol navigasi FastScroll memungkinkan perangkat berteknologi quad-band GPRS/EDGE ini mencari ribuan lagu hanya dengan menggeser ibu jari.
Selain Sony Ericsson dan Motorola, Samsung hadir sebagai penantang lewat produknya Samsung SGH-i450. Ponsel dengan desain yang sangat up to date ini merupakan ponsel musik yang sangat inovatif menawarkan format dual slider dan navigasi musik Touch Wheel Key. Ketika i450 bergeser ke atas, ponsel ini mendukung fitur smartphone dengan OS Symbian S60.
Jika Motorola ROKR E8 punya teknologi ModeShift dan Samsung SGH-i450 terdapat Touch Wheel Key sebagai navigasi music player, maka Sony Ericsson W910i, mengunggulkan fasilitas gerakan tangan (shake control) untuk mengontrol musik. Jadi pengguna tak perlu menekan tombol untuk mengganti musik. Dengan sensor gerak, setiap gerakan tangan memungkinkan bergantinya musik.
ROKR E8 memulai debut tombol navigasi FastScroll baru dari Motorola, sebuah kontrol sentuh dengan kecepatan bervariasi yang memudahkan pengguna untuk melihat semua konten yang tersimpan dalam ponsel. Dengan sentuhan lembut ibu jari, tombol dengan cepat menjelajahi konten musik Anda, nomor kontak, kalender, atau multimedia. Berbicara mengenai navigasi sentuhan, ROKR E8 juga mengaplikasi teknologi haptics getar, perangkat ini memberikan tactile feedback yang diharapkan konsumen dari keypad tradisional dan memastikan bahwa mereka telah menekan tombol virtual.
Mengenai kualitas out put audio, SGH-i450 mempunyai speaker eksternal jernih sehingga tidak memalukan untuk dimainkan keras-keras di depan umum. Disamping itu, ponsel ini juga menyediakan akses layanan multimedia. Dengan menggeser balik ke atas, menu di layar langsung berubah dari navigasi musik ke menu utama tanpa mematikan musik yang sedang dimainkan. Pada posisi ini giliran tombol-tombol angka yang tersingkap di bagian bawah.
Baik Samsung, Sony Ericsson, maupun Motorola memang menyajikan deretan fitur musik andalan yang sama-sama menariknya. Selebihnya ketiga ponsel ini punya satu kesamaan, yaitu terdapat kamera beresolusi 2 mega pixel, dan konektivitas bluetooth. Hanya saja yang lain sudah dibekali akses internet kecepatan tinggi HSDPA, Motorola yang masih memakai teknologi GPRS/EDGE.
Popularity: 1% [?]









One Response to “Pertarungan 3 Ponsel Musik Generasi Baru”
By Bahanbakarair.co.cc on Nov 12, 2008 | Reply
gambarnya mana?