Link Worth

Urgensi Pengadaan Green Building

Written on November 26, 2008 – 7:21 am | by imam |

Marak wacana pemanasan gobal, yakni sebagai ancaman bagi ekosistem mahkluk hidup yang menghuni bumi telah menginsipirasi para pengembang dalam menghadirkan hunian berwawasan lingkungan. Konsep hunian demikian menggunakan alam sebagai fokus perhatian utama, yang sekaligus mampu memberikan kontribusi yang penting untuk mencegah pemanasan global. 

Kota metropolitan sebagai lingkungan buatan merupakan salah satu kontributor terbesar gas penyebab pemanasan global, yaitu CO2. Kemacetan lalu lintas, emisi gas buang kota, hingga rendahnya rasio ruang terbuka hijau menimbulkan kenaikan suhu lingkungan bertahap. Pada akhirnya, metropolitan seperti Jakarta yang terletak di sepanjang garis pantai akan menerima efek negatif terbesar. Keprihatinan akan bahaya pemanasan global atau global warming inilah yang mengusik sejumlah pelaku bisnis properti di Jakarta untuk memulai pembangunan gedung perkantoran yang ramah lingkungan. Salah satunya adalah gedung perkantoran Arkadia.

Sesungguhnya ada beragam jalan dalam meretas pengadaan gedung perkantoran yang ramah lingkungan. Disamping mampu menciptakan suasana yang teduh dan sejuk dengan banyaknya pepohonan, pengolahan limbah dan pemakaian energi yang tidak berlebihan pada sebuah gedung juga menjadi prasyarat sebuah gedung bisa dinamakan dengan green building. 

Urgensi dari pembangunan gedung perkantoran yang memenuhi kriteria sebagai green building sudah mendesak untuk dilakukan di Indonesia. Hal ini mengingat bahwa dalam 10 tahun terakhir perusahaan-perusahaan multinasional hanya akan berinvestasi atau menempati gedung-gedung yang menerapkan konsep green building. Namun upaya kearah sana oleh pengamat properti Hari Jap, dianggap belum ada green building yang sesungguhnya.

Kesadaran banyak pengembang membangun gedung yang ramah lingkungan saat ini memang tidak banyak. Padahal kedepannya, tuntutan dunia usaha akan keberadaan green building sudah menjadi suatu keniscayaan.

Memang untuk saat ini belum bisa sekaligus mewujudkan konsep green building, tetapi setidaknya langkah menuju kearah sana harus segera dilakukan. Mulai dari mengurangi pemakaian listrik dan air yang berlebihan, pengolahan limbah padat dan cair, juga bagaimana menyediakan air bersih yang tetap menjaga keseimbangan alam.

Sementara Tondy O. Lubis, Director of Facility & Property Management PT. Colliers International Indonesia, melihat pengadaan green building memang akan menambah biaya pembangunan lebih besar 2% dari gudeng komersial konvensional. Namun kenaikan 2% ini akan terbayar dengan property value sebesar 10 kali lipat.

Untuk mengaplikasikan konsep green building ini, dalam pandangan Stephanus D. Satriyo – Sekretaris Jenderal AMPRI (Asosiasi Manajemen Properti Indonesia) tidaklah sulit karena sudah ada acuan berupa LEED (Leadership in Energy and Environmental Design). Dan yang penting ada kemauan dari pengembang.

Lebih lanjut, Tondy mengingatkan urgensi dari pembangunan gedung perkantoran yang memenuhi kriteria sebagai green building sudah mendesak untuk dilakukan di Indonesia. Hal ini mengingat bahwa dalam 10 tahun terakhir perusahaan-perusahaan multinasional hanya akan berinvestasi atau menempati gedung-gedung yang menerapkan konsep green building.

Selain dijadikan sebagai syarat utama perusahaan multinasional dalam berinvestasi, urgensi pembangunan green building ini diharapkan dapat menekan penggunaan energi yang selama ini terhitung boros.

Popularity: 1% [?]

Related Posts

Put your related posts code here
  1. One Response to “Urgensi Pengadaan Green Building”

  2. By syaiful on Dec 11, 2008 | Reply

    numpang tanya bapak/ibu, dimana saya bisa menghubungi asosiasi manajemen properti indonesia? banyak terima kasih

Post a Comment

About Me

Here I'll share my knowledge, discovery and experience related to my hobby and work. Most articles on this site are related to blog design, short reviews, tips and make money online. More

Want to subscribe?

 Subscribe in a reader Or, subscribe via email:
Enter your email address:  
Find entries :