Monday, April 14th, 2008
Sepintas lalu, manajemen properti hampir disalah tafsirkan atau disamakan dengan building management. Padahal sesungguhnya tidak demikian. Bila building management sebatas melakukan pemeliharaan serta menjaga menjaga kebersihan gedung, manajemen properti punya makna yang lebih luas. Ia meliputi efisiensi operasional sebuah gedung hingga memberi nilai tambah terhadap properti yang ia tangani.
“Pada dasarnya perusahaan manajemen properti akan membuat SOP yang akan dipergunakan untuk menjalankan operasional gedung yang di-manage. Kemudian ada rekrutmen karyawan yang akan menangani manajemen properti, atau bisa juga menunjuk perusahaan-perusahaan (outsourching) manajemen properti untuk memanage sebuah building. Jadi itu dilakukan dalam ruang lingkup manajemen properti,” terang Budhi S. Gozali, Praktisi Properti Indonesia.
(more…)
Popularity: 1% [?]
Posted in Property | No Comments »
Friday, April 11th, 2008
Booming pasar properti di tanah air telah membuka peluang usaha disektor yang sama. Salah satunya adalah usaha manajemen properti. Kota Jakarta seperti misalnya, dengan ”hutan belantara” gedung-gedung tinggi, sudah barang tentu merupakan pasar yang cukup menggiurkan bagi para perusahaan manajemen properti. Apa sesungguhnya manajemen properti ? Dan sejauh mana ruang lingkup bisnisnya ?
Iklim perekonomian yang kondusif begitu memudahkan para pengembang mendirikan bangunan gedung perkantoran. Maklum saja. Sebab dana murah dan mudah didapatkan, sementara permintaan pasokan ruang perkatoran terus meningkat. Maka, klop sudah bila kota Jakarta kini kian rimbun dengan berdirinya gedung-gedung tinggi di berbagai kawasan. Tetapi dibalik ini semua sudah barang tentu melahirkan kebutuhan akan perusahaan jasa manajemen properti. Tanpa kehadiran mereka, sangat boleh jadi kemegahan gedung–gedung pencakar pencakar langit ini tidak akan terurus, lantas berkurang value-nya.
(more…)
Popularity: 1% [?]
Posted in Property | 7 Comments »
Friday, March 28th, 2008
Tahun 2007 ini mungkin bisa disebut sebagai tahun yang cerah bagi bisnis properti. Semakin membaiknya kondisi makro ekonomi dan makin menurunnya suku bunga perbankan memercikkan harapan baru bakal bergairahnya bisnis properti, terutama properti residensial. Kalau beberapa developer seperti berlomba melepas produk-produk inovatif di pasar primer, hal yang sama juga terjadi pada pasar sekunder.
Di tingkat nasional misalnya, menurut pengamatan Pusat Studi Properti Indonesia, kinerja empat broker properti besar seperti Ray White, Era Indonesia, Century 21, dan LJ. Hooker, diprediksi pada tahun 2007 akan mengalami peningkatan penjualan rata-rata sebesar 12% menjadi 12,4 triliun. Nilai itu tentu lebih menggembirakan dibandingkan capaian tahun 2006 yang mengalami penurunan sebesar 10% dari transaksi Rp 12,5 triliun pada tahun 2005 menjadi Rp 11,55 triliun pada tahun 2007.
(more…)
Popularity: 1% [?]
Posted in Real Estate | No Comments »
Wednesday, March 19th, 2008
Ada satu kawasan di Jabodetabek yang selalu menyita perhatian konsumen properti, yakni kawasan kepala naga. Daerah mana saja yang masuk kawasan kepala naga? Dan benarkah kawasan tersebut akan membawa hoki bagi penghuninya? Atau kepercayaan terhadap tuah kawasan tersebut hanya sekedar mitos?
Kalau ada kawasan di Jakarta yang propertinya tumbuh dengan stabil dan menjadi pilihan hunian serta tempat usaha favorit bagi penghuninya, kawasan ’kepala naga’ tentu adalah jawabnya. Menyebut namanya, kepala naga, orang tentu akan mengasosiasikan istilah itu dengan simbol-simbol populer dalam ilmu fengsui.
(more…)
Popularity: 1% [?]
Posted in Property | No Comments »
Tuesday, February 5th, 2008
Kalau ada segmen pasar perumahan yang paling banyak penggemarnya saat ini, pasti jawabnya adalah rumah menengah. Pasokan maupun permintaan akan rumah menengah praktis mendominasi pergerakan pasar properti, terutama pada periode pascakrisis. Lebih dari 50% pasokan rumah baru saat ini berasal dari rumah menengah atau rumah yang rata-rata memiliki range harga Rp 200 juta - Rp1 miliar. Bahkan menurut konsultan properti Coldwell Banker, Budhi S. Gozali, pasar segmen ini bisa mencapai 65%.
Mengapa pengembang tertarik? Tidak lain karena permintaan rumah untuk segmen itu memang terus meningkat. Kini hampir tidak ada developer yang meninggalkan pasar yang sangat menjanjikan ini. Juan Panca Wijaya dari pengembang Daan Mogot Baru mengakui hal itu. “Rumah menengah segmennya saat ini besar. Karena kemampuan pasar dan kemampuan daya beli saat ini ada di kelas menengah. Untuk beberapa tahun ke depan saya kira kelas menengah ini masih cukup besar pasarnya,” jelas Juan Panca.
(more…)
Popularity: 1% [?]
Posted in Real Estate | No Comments »
Monday, February 4th, 2008
Dinamika industri properti sepanjang tahun ini diperkirakan masih berpotensi mengalami pertumbuhan. Hanya saja untuk sub-sektor shoping center dan trade center diduga tidak akan semanis tahun-tahun sebelumnya. Banyaknya pasokan pusat perbelanjaan yang tidak sebanding dengan permintaan dikhawatirkan bakal mengancam bisnis ini. Benarkah industri ini sudah mengalami kejenuhan ? Lalu bagaimana sesungguhnya daya beli masyarakat kita ? Simak perbincangan reporter Realestat, Budi Purnomo dengan Executive Director EWC Asia Pacific, Budhi S. Gozali.
Bisa dijelaskan bagaimana landscape bisnis trade center dan shopping center sepanjang tahun 2007 lalu ?
Landscape bisnis trade center dan shopping center ditahun 2007 menarik. karena ada Senayan City, Pasific Place, Grand Indonesia, dimana mereka beroperasi di CBD (Central Business Distric) dan sekitarnya yang sudah beroperasi penuh. Ketiganya cukup signifikan dan menambah landscape bisnis ritel di Indonesia, khususnya untuk menengaj ke atas, disamping itu juga ada Pondok Indah Mal 2 dan Pluit Juction.
(more…)
Popularity: 1% [?]
Posted in Property | No Comments »
Wednesday, January 30th, 2008
Pertumbuhan pusat perbelanjaan di Indonesia oleh banyak kalangan dianggap sudah cukup mengkhawatirkan. Pasokan ruang trade center yang ada saat ini sudah tidak terserap lagi oleh pasar. Apakah daya beli masyarakat telah menurun ? Lalu bagaimana pengusaha di bisnis ini menyiasati keadaan ? Pemirsa, berikut ini liputannya…
Tidak seperti 2 tahun sebelumnya, tensi persaingan bisnis trade center dan tahun ini terbilang adem ayem saja. Bahkan ditahun 2008 ini diperkirakan belum ada pembangunan trade center baru. Pekerjaan rumah pengembang saat ini hanya bagaimana mengoptimalkan tingkat okupansi hingga 100 persen. ITC misalnya, sejauh ini dari kapasitas yang terbangun, diakui oleh Teky Mailoa, Direktur Duta Pertiwi, baru terjual sekitar 90 persen. Namun demikian, Duta Pertiwi melihat belum ada kejenuhan.
(more…)
Popularity: 1% [?]
Posted in Property | No Comments »