118 Hotel di Madinah Siap Sambut Jemaah Haji Indonesia

Penampakan kamar hotel yang akan ditempati jamaah calon haji Indonesia di Madinah. Foto: ANTARA/HO-Kemenhaj.

118 Hotel di Madinah Siap Sambut Jemaah Haji Indonesia

Fachri Audhia Hafiez • 21 April 2026 10:08

Jakarta: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan kesiapan 118 hotel di Madinah untuk menyambut kedatangan jemaah calon haji gelombang pertama 2026. Ratusan hotel tersebut tersebar di tiga wilayah utama, yakni Syamaliah (utara), Janubiyah (selatan), dan Gharbiyah (barat) untuk menunjang kelancaran ibadah para tamu Allah.

“Kesiapan penginapan menjadi salah satu kunci utama agar jemaah dapat beristirahat dengan nyaman serta menjalankan ibadah dengan khusyuk,” ujar Kepala Seksi Akomodasi Daerah Kerja (Daker) Madinah Kemenhaj, Zaenal Mutaqin, dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 21 April 2026.
 


Zaenal menjelaskan bahwa perbedaan kapasitas kamar di setiap hotel menjadi tantangan dalam penempatan jemaah. Hal ini memungkinkan adanya penyesuaian di mana jemaah dalam satu kelompok terbang (kloter) bisa menempati hotel yang berbeda. Meski demikian, pemerintah menjamin kualitas layanan yang diterima setiap jemaah tetap sama.

“Seluruh layanan yang kita berikan kepada jemaah itu sama. Mulai dari hotel, konsumsi, transportasi, hingga layanan ibadah seperti ziarah, semuanya sudah distandarkan,” tegas Zaenal.

Standar pelayanan tersebut mencakup penyediaan konsumsi, transportasi, pengangkutan koper, hingga agenda city tour dan ziarah Raudhah. Walaupun kualitas bangunan hotel bervariasi antara bintang tiga hingga mendekati bintang empat, fasilitas yang didapatkan dipastikan tetap optimal.

“Memang hotelnya berbeda, tetapi standar layanannya sama. Bahkan ada hotel dengan fasilitas mendekati haji khusus, meski jemaahnya reguler,” imbuhnya.


Ilustrasi haji. Foto: Dok. Istimewa.

Di sisi lain, Kemenhaj berkomitmen memberikan prioritas bagi jemaah lansia dan pasangan suami istri. Petugas di lapangan akan berupaya maksimal agar anggota keluarga tidak terpisah dalam penempatan hotel demi memudahkan pendampingan selama di Tanah Suci.

“Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk selama berada di Madinah,” kata Zaenal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)