Metrotvnews.com, Jakarta: Perusahaan kopi Starbucks Corp menghapus nama Starbucks dan coffee dari logo perusahaan yang sudah berusia empat puluh tahun itu.
Selama bertahun-tahun, logo putri duyung dengan dua ekor itu sempat mengalami beberapa perubahan. Tapi perubahan kali ini bisa jadi yang paling drastis.
"Meskipun Starbucks perusahaan kopi, mungkin saja kami akan mengeluarkan produk nonkopi dengan nama perusahaan," ujar Chief Executive Howard Schultz seperti dilansir Reuters, Rabu (5/1).
Sejumlah pakar merek dunia seperti James Gregory CEO dari perusahaan konsultan CoreBrand mempertanyakan perubahan logo tersebut. "Saya pikir ini langkah yang gila," ujar Gregory.
"Lalu nanti namanya apa? Kopi yang tadinya bernama Starbucks?," tambahnya.
Schultz yang menolak menyebutkan berapa dana yang dikeluarkan atas perubahan tersebut mengatakan transformasi ini bertepatan dengan peringatan ke-40 pembukaan toko pertama Starbucks di Seattle, Amerika Serikat (AS).
Entah apakah ada hubungannya dengan perubahan logo terakhir, yang jelas pada penutupan Rabu (5/1) saham perusahaan kopi tersebut ditutup pada US$32.35 atau turun 0,4 persen.
Sebagian fans berat Starbucks sepertinya kontra atas keputusan tersebut. Bahkan, 156 komentar di situs Starbucks mendesak agar perusahaan kopi itu membatalkan kebijakan tersebut.
"Saya sudah menjadi penggila Starbucks sejak lama sampai. Saya tidak melihat logika perubahan logo ini," ujar seorang konsumen pada laman resmi Starbucks.(MI/BEY)