Pembantaian Orang Utan terus Terjadi di Indonesia

Sosbud / Kamis, 29 September 2011 09:35 WIB


Metrotvnews.com, Samarinda: Center for Orang Utan Protection, lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk penyelamatan orang utan, menyatakan telah terjadi pembantaian terhadap orang utan di sejumlah tempat di Indonesia. Hal itu terbukti dengan ditemukannya puluhan orang utan dalam keadaan tidak bernyawa di beberapa tempat di Indonesia.

Hardi Baktiantoro, Huru Bicara Center for Orang Utan Protection dalam wawancara via telepon dengan Metro TV, Kamis (29/9), menegaskan bahwa tidak ada alasan orang utan tidak dilindungi. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kehutanan, wajib melindungi orang utan dengan menindak para pembantai orang utan.

Menurut Hardi, semua upaya yang dilakukan pihaknya akan sia-sia dan pembantaian akan terus terjadi, jika penegakan hukum kepada pembantai orang utan dan satwa lainnya, tidak dilakukan. Hardi menilai pemerintah saat ini hanya melihat solusi ekonomi semata, tanpa diimbangi pertimbangan ekologi.

Menurut Hardi, sebanyak 1.200 orang utan kini sudah dievakuasi ke pusat-pusat penyelamatan. Namun teorinya, satu orang utan yang diselamatkan mewakili delapan hingga sepuluh orang utan lain yang terbunuh. Bisa dikatakan 2.400 sampai 12.000 orang utan telah terbunuh.

Pembunuhan orang utan yang terus terjadi disebabkan oleh pembabatan hutan yang dibuka untuk perkebunan kelapa sawit di Kalimantan. Selain masalah habitat, orang utan dianggap hama karena memakan tunas kelapa sawit. Di akhir wawancara, Hardi berpesan agar orang utan sebagai ikon konservasi nasional Indonesia segera diselamatkan dari pembantaian.(***)




cbn
Komentar

Nama:
Email:
Komentar:
Kode Keamanan: