Ketum Golkar Bahlil Lahadalia/Medcom.id/Fachri
Kader Golkar Terjerat Kasus, Bahlil Tak Salahkan Presiden Terdahulu
Fachri Audhia Hafiez • 31 December 2024 16:19
Jakarta: Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, menyinggung soal kadernya yang ketika terjerat kasus, tak pernah menyalahkan partai bahkan presiden sebelumnya. Termasuk, tak menyalahkan pihak lain.
"Kami enggak menyalahkan bahwa ini yang salah partai A, partai B, atau mantan Presiden A, atau mantan Presiden B, atau ketum partai A, ketum partai B. Enggak ada itu kita salah-salahkan. Atau merasa dikerjain? Nggak juga," kata Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa, 31 Desember 2024.
Bahlil mencontohkan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Golkar menghormati proses hukum tersebut.
| Baca: Bahlil Ungkap Instruksi Presiden Prabowo saat Pertemuan KIM Plus di Kertanegara |
"Ya kami prihatin, kami sayang betul abang kami ini. Tapi apa boleh buat? Ini persoalan hukum. Ya kami hargai proses itu, menghormati. Apa Partai Golkar membawa-bawa siapa, menyalahkan siapa? Kan enggak," ucap Bahlil.
Menteri ESDM itu menegaskan penting untuk melihat persoalan hukum secara objektif. Namun, Bahlil tak merujuk sosok yang dimaksud.
"Jadi maksud saya mboh berpikirnya itu yang objektif-objektif saja lah," ujar Bahlil.