NEWSTICKER

Tag Result: taliban

Afghan Women Fear Exclusion

Afghan Women Fear Exclusion

taliban

One month into Taliban rule in Afghanistan fears are inreasing that women will once again be excluded from higher and public life. Taliban leaders say public universities will remain closed until they say women can be protected in segregated classrooms. US Lawmakers are calling on the Biden administration to keep pressure on Taliban leaders to respect women's rights.

Taliban Larang Pria Afghanistan Cukur Jenggot

Taliban Larang Pria Afghanistan Cukur Jenggot

taliban

Para tukang cukur di Afghanistan kini dilarang mencukur jenggot kaum pria. Pihak Taliban menyatakan bahwa para melanggar aturan baru tersebut akan dihukum tanpa protes. Seorang tukang cukur di Kabul mengatakan bahwa ia ditelepon oleh pejabat Taliban, yang memintanya berhenti mengikuti 'gaya Amerika' dan tidak mencukur jenggot siapa pun.

One Month of Taliban Rule in Afghanistan

One Month of Taliban Rule in Afghanistan

afghanistan taliban

It’s been one month since the Taliban returned to power in Afghanistan after seizing control of the capital, Kabul. Since then the country’s new leaders have been confronted with multiple escalating crises.

One Month Of Taliban Rule In Afghanistan

One Month Of Taliban Rule In Afghanistan

Taliban

It’s been one month since the Taliban returned to power in Afghanistan, after seizing control of the capital, Kabul. Since then, the country’s new leaders have been confronted with multiple escalating crises. 

Taliban FM: Government Won’t Allow Militan Crisis

Taliban FM: Government Won’t Allow Militan Crisis

Taliban

US intelligence officials have warned that al-Qaida could begin to threaten the United States from Afghanistan within one to two years. Afghanistan's new foreign minister pledged the Taliban will not allow militants to use its territory to launch attacks.

TALIBAN UNVEIL NEW EDUCATION POLICY FOR WOMEN

TALIBAN UNVEIL NEW EDUCATION POLICY FOR WOMEN

Taliban

The Taliban say Universities in Afghanistan, that were closed after the group’s takeover, will soon reopen, but with new rules. 

Sekolah di Afghanistan Segera Dibuka

Sekolah di Afghanistan Segera Dibuka

taliban

Pemerintahan Taliban di Afghanistan akan mulai membuka perguruan tinggi dimana kebijakan sekolah mendorong kurikulum yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan kepentingan nasional. Salah satu aturan yang digunakan adalah pemisahan laki-laki dan perempuan dalam proses belajar.

Taliban Announce New Rules For Women

Taliban Announce New Rules For Women

Taliban

The taliban have announced new restrictions for female students in Afghanistan. The group said women can continue to study in universities, including at the post graduate level, but classrooms will now be segregated by gender. The announcement came despite initial promises by the Taliban for a more moderate and inclusive rule than when they were last in power.

Ratusan WNA Berhasil Keluar Afghanistan dengan Penerbangan Komersial Perdana

Ratusan WNA Berhasil Keluar Afghanistan dengan Penerbangan Komersial Perdana

afghanistan taliban

Sekitar 200 WNA termasuk Amerika terbang keluar dari Afghanistan dengan penerbangan komersial internasional dari Bandara Kabul pada Kamis (9/9/2021) waktu setempat. Ini adalah keberangkatan komersil skala besar pertama sejak penarikan pasukan AS dari Afghanistan.

Peran Turki dan Qatar di Afghanistan

Peran Turki dan Qatar di Afghanistan

afghanistan taliban

Turki dan Qatar menjadi dua negara yang banyak terlibat di Afghanistan. Bahkan setelah pengambilan alih oleh Taliban. Tapi sejauh mana kedua negara bisa menjadi penengah antara Afghanistan di bawah Taliban dengan negara barat yang menarik diri? 

Tiba di Qatar, Menlu AS Bahas Pascapenarikan Pasukan di Afghanistan

Tiba di Qatar, Menlu AS Bahas Pascapenarikan Pasukan di Afghanistan

taliban

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken tiba di Qatar untuk pertemuan pejabat tinggi negara. Pertemuan tersebut untuk membahas pascapenarikan pasukan dari Afghanistan dan membentuk kembali hubungan AS di timur tengah. 

4.850 Warga Afghanistan Dievakuasi ke Italia

4.850 Warga Afghanistan Dievakuasi ke Italia

afghanistan taliban

Pesawat militer Italia membawa 58 penumpang dari Bandara Kabul, Afghanistan tiba di Bandara Roma, Italia. Total sudah ada 4.850 warga Afghanistan telah dievakuasi oleh pasukan Angakatan Udara Italia.

Taliban Halau Warga yang Menuju Bandara Kabul

Taliban Halau Warga yang Menuju Bandara Kabul

afghanistan taliban

Taliban kembali menghalau penumpukan warga Afghanistan di sekitar Bandara Kabul. Pasukan melepas tembakan ke udara untuk mengahalau rombongan warga yang hendak meninggalkan Afghanistan.

Menyoal Nasib Pengungsi Afghanistan di Indonesia

Menyoal Nasib Pengungsi Afghanistan di Indonesia

afghanistan taliban

Tercatat ada ribuan pencari suaka asal Afghanistan di Indonesia. Kini mereka menuntut kejelasan status pengungsi kepada UNHCR, bahkan proses skriningnya pun disebutkan dapat bertahun-tahun. Satu sisi pemerintah Indonesia dalam hal ini tidak mungkin menggunakan APBN atau APBD untuk mengurusi warga negara asing. 

Jalin Hubungan dengan Negara Lain, Taliban Jamin Keamanan Kedutaan Asing di Afghanistan

Jalin Hubungan dengan Negara Lain, Taliban Jamin Keamanan Kedutaan Asing di Afghanistan

afghanistan taliban

Taliban menyatakan ingin menjalin hubungan baik dengan semua negara dan meminta negara-negara sahabat mengambil inisiatif untuk menghubungi Taliban. Taliban juga menegaskan personelnya tidak akan memasuki gedung kedutaan negara asing dan akan memberikan layanan keamanan untuk area kedutaan.

WFO: Dibutuhkan USD200 Juta untuk Bantu Pangan Warga Afghanistan

WFO: Dibutuhkan USD200 Juta untuk Bantu Pangan Warga Afghanistan

afghanistan taliban

Program pangan dunia WFO membutuhkan setidaknya USD200 juta untuk membantu rakyat Afghanistan karena negara itu akan memasuki musim paceklik. Konflik pemerintahan dan pandemi covid-19 telah membuat sekitar 20 juta warga membutuhkan bantuan. 

Ribuan Warga Afghanistan Antre di Bandara Kabul untuk Dievakuasi

Ribuan Warga Afghanistan Antre di Bandara Kabul untuk Dievakuasi

afghanistan taliban

Ribuan warga Afghanistan terus mengantre di Bandara Kabul berharap untuk dievakuasi sebelum batas waktu penarikan tentara AS pada 31 Agustus 2021. Dengan berbagai upaya, warga meminta para tentara untuk melihat dokumen yang mereka miliki. 

Ramai-ramai Tinggalkan Afghanistan

Ramai-ramai Tinggalkan Afghanistan

afghanistan taliban

Lebih dari 130 pengungsi menumpang pesawat kargo militer Inggris meninggalkan Bandara Kabul pada hari Senin waktu setempat. Meski Taliban menyatakan tidak akan mengintimidasi warga Afghanistan yang bekerja untuk Inggris atau pasukan barat, namun para pengungsi yakin kondisinya akan berbeda dan bahkan dapat mengancam nyawa mereka.

Unjuk Rasa Pencari Suaka Afghanistan Ricuh, Dua Orang Diamankan

Unjuk Rasa Pencari Suaka Afghanistan Ricuh, Dua Orang Diamankan

afghanistan taliban

Aksi unjuk rasa ratusan pencari suaka asal Afghanistan yang digelar di depan kantor UNHCR di Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Selasa pagi berakhir ricuh setelah polisi terpaksa membubarkan massa karena menimbulkan kerumunan di tengah penerapan PPKM Level 3. Petugas juga langsung mengamankan sejumlah pengungsi yang dianggap sebagai provokator. Salah seorang pencari suaka meminta pihak UNHCR agar dapat segera menerbangkan mereka ke negara ketiga, karena negara mereka sedang tidak aman dan mereka sudah hidup tanpa kepastian selama 9-10  tahun di Indonesia. Kericuhan akhirnya reda setelah perwakilan UNHCR bersedia menemui massa aksi. 

Pengungsi Afghanistan Akui Takut Kembali ke Negaranya

Pengungsi Afghanistan Akui Takut Kembali ke Negaranya

afghanistan taliban

Para pengungsi Afghanistan yang berada di sejumlah negara berniat untuk kembali menjemput anggota keluarganya. Namun mereka mengaku takut ketika Afghanistan dikuasai Taliban. Salah seorang pengungsi yang juga seorang mantan Polwan Afghanistan, Hashmi mengaku takut kembali ke Afghanistan untuk menjemput anaknya. Ia dalam keadaan buta karena mendapat penyiksaan dari sekelompok orang pada beberapa tahun silam.

Pengungsi Afghanistan Terdampar di Perbatasan Turki

Pengungsi Afghanistan Terdampar di Perbatasan Turki

afghanistan taliban

Sejumlah warga Afghanistan yang melarikan diri dari negaranya terdampar di pos pengamanan pengungsi di perbatasan Turki. Mayoritas dari mereka adalah laki-laki yang menempuh perjalanan darat dari Afghanistan. Otoritas Turki sendiri masih belum sepenuhnya memberikan keputusan terhadap penanganan migran Afghanistan. 

Tentara AS Hibur Pengungsi Anak Afghanistan di Penampungan

Tentara AS Hibur Pengungsi Anak Afghanistan di Penampungan

afghanistan taliban

Tentara Amerika Serikat menghibur pengungsi anak-anak asal Afghanistan di sebuah pangkalan udara Jerman tempat saat ini mereka ditampung. Anak-anak terlihat mendengarkan seorang tentara AS memainkan ukulele, sementara lainnya tampak bermain di area hanggar.

Inggris Desak AS Perpanjang Upaya Evakuasi WNA di Afghanistan

Inggris Desak AS Perpanjang Upaya Evakuasi WNA di Afghanistan

taliban

Pemerintah Inggris mendesak Amerika Serikat untuk memperpanjang upaya evakuasi warga negaranya di Kabul, Afghanistan. Upaya evakuasi sebelumnya ditargetkan selesai hanya sampai 31 Agustus 2021.

11.000 Pengungsi Afghanistan Diterbangkan ke AS dalam 36 Jam Terakhir

11.000 Pengungsi Afghanistan Diterbangkan ke AS dalam 36 Jam Terakhir

taliban

Pemerintah Amerika Serikat terus melakukan evakuasi terhadap warganya dan pengungsi dari Afghanistan. Kurang lebih sudah 11 ribu pengungsi sudah diterbangkan ke AS dalam 36 jam terakhir. Pengungsi tersebut ditempatkan pusat penampungan sementara di Virginia Utara.

AS Dinilai Abai Terhadap Persoalan di Afghanistan

AS Dinilai Abai Terhadap Persoalan di Afghanistan

taliban

Tiongkok mengkritisi pemerintah Amerika Serikat yang dinilai abai terhadap persoalan di Afghanistan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan Amerika Serikat merupakan akar masalah dalam situasi yang terjadi di Afghanistan.

Gelombang Pengungsi Afghanistan ke Sejumlah Negara

Gelombang Pengungsi Afghanistan ke Sejumlah Negara

taliban

Setelah Taliban berhasil menguasai dan menduduki pemerintahan Afghanistan, gelombang pengungsian warga Afghanistan untuk meninggalkan negara mereka terus meningkat. Sejumlah negara termasuk Inggris, Perancis dan Turki menjadi tujuan warga Afghanistan untuk mengungsi.

OIC akan Bantu Ciptakan Perdamaian di Afghanistan

OIC akan Bantu Ciptakan Perdamaian di Afghanistan

taliban

Organisasi Muslim terbesar dunia Organization of Islamic Cooperation (OIC) menggelar rapat luar biasa di Jeddah, Arab Saudi pada Minggu (22/8/2021) membahas masalah yang terjadi di Afghanistan. Dalam rapat itu, OIC berjanji akan membantu menciptakan perdamaian Afghanistan dan meminta semua pihak bekerja sama untuk menangani krisis kemanusiaan yang terjadi.

Milisi Taliban Berjaga di Luar Bandara Internasional Kabul

Milisi Taliban Berjaga di Luar Bandara Internasional Kabul

taliban

Milisi Taliban berjaga di luar Bandara Internasional Kabul. Mereka berdiri di atas kontainer yang dijadikan pembatas oleh para pasukan Inggris sambil mengawasi warga Afghanistan yang tengah melakukan pengecekan dokumen. 

Cerita Pengungsi Afghanistan di Indonesia: Sudah Dua Minggu Tak Bisa Hubungi Keluarga

Cerita Pengungsi Afghanistan di Indonesia: Sudah Dua Minggu Tak Bisa Hubungi Keluarga

taliban

Kekhawatiran turut dirasakan para pengungsi Afghanistan di Indonesia pasca-berkuasanya Taliban. Kini tak satupun dari mereka yang bisa menghubungi sanak saudaranya disana. Bahkan sudah dua minggu keluarga Hussain di Afghanistan tak menghubunginya.

Antisipasi Lonjakan Migran, Militer Turki Patroli di Perbatasan

Antisipasi Lonjakan Migran, Militer Turki Patroli di Perbatasan

taliban

Antisipasi lonjakan pengungsi dari Afghanistan, Militer Turki melakukan penjagaan di perbatasan jalur dengan Iran dan jalur yang memungkinkan dilewati migran. Kantor Berita Associated Press (AP) di lapangan menyatakan banyak migran dari Afghanistan dan Pakistan yang berada di pusat deportasi perbatasan Turki dalam kondisi kelelahan setelah menempuh jarak jauh.