Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho.
Polres Metro Tangerang Kota Mapping Titik Rawan saat Pilkada 2024
Hendrik Simorangkir • 15 August 2024 19:41
Tangerang: Polres Metro Tangerang Kota menggelar sistem pengamanan kota (Sispamkota), jelang Pemilihan kepala daerah (Pilkada) di wilayah hukumnya. Selain itu, kepolisian pun telah memetakan wilayah yang dianggap berpotensi besar pengerahan massa.
"Simulasi Sispamkota ini adalah untuk mengecek kesiapan personel, termasuk sarana dan prasarana, serta kami melakukan koordinasi antar-instansi untuk meminimalisasi segala bentuk potensi kerawanan pada Pilkada 2024," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho, Kamis, 15 Agustus 2024.
Zain menuturkan pihaknya mempunyai catatan dan titik-titik kerawanan di masing-masing wilayah. Hal itu akan menjadi perhatian khusus dari petugas pengamanan gabungan.
"Seluruh wilayah sudah kami identifikasi, tentu kami memiliki catatan-catatan wilayah mana saja yang masuk kategori rawan atau tidak rawan. Intinya semua telah kami inventarisasi," katanya.
Zain menjelaskan, hingga saat ini pihaknya telah melakukan mapping sebelum adanya penentuan pasangan calon (paslon) yang akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Di antaranya, wilayah yang dianggap berpotensi besar pengerahan massa.
| Baca juga: Bakal Paslon Independen Pilbup Sukoharjo Berpotensi Tak Lolos Verifikasi Syarat Dukungan |
"Catatan itu sesuai dengan pilkada tahun sebelumnya maupun pelaksana pileg maupun pilpres kemarin. Contoh kami juga telah menginventarisasi terjadinya bencana alam, di pemilu kemarin sempat terjadi bencana banjir di beberapa wilayah. Itu juga menjadi catatan potensi terjadi kerawanan Pilkada 2024," jelasnya.
Menurut Zain, pihaknya juga akan mewaspadai potensi kerawanan beredarnya berita-berita hoaks maupun black campaign beredar di media sosial. Lalu soal netralitas, komunikasi dan koordinasi selalu dilakukan pihaknya bersama dengan stakeholder terkait.
"Kita juga akan terus melakukan cooling system ke wilayah-wilayah diantaranya melalui deklarasi damai, penandatanganan fakta integritas. Termasuk kita lakukan pemasangan spanduk imbauan kepada masyarakat untuk pesta demokrasi pilkada ini secara aman, nyaman, sejuk, jujur, adil dan damai," ungkapnya.
Zain menambahkan, perbedaan dalam demokrasi itu adalah hal biasa, sebagai bangsa yang berdemokrasi semua harus saling hormati dan saling menjaga. Lebih baik perbedaan itu untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, masyarakat jangan terpancing oleh informasi yang tidak benar atau hoaks.
"Menjaga Pilkada Aman, Sejuk, Jujur, Adil dan Damai yang terpenting adalah berkoordinasi dan komunikasi antara aparat keamanan dengan penyelenggara pilkada yakni KPU dan Bawaslu kota/kabupaten Tangerang," terang dia.